Rabu, 11 Februari 2015

Fase Terjadinya Migren

Fase Terjadinya Sakit Kepala / Migren

Ada tahapan-tahapan pada kejadian migren atau sakit kepala sebelah. Secara umum terjadi seperti berikut ini :
  • Fase prodrome, yakni suatu rangkaian peringatan sebelum terjadi serangan yang meliputi perubahan mood, perubahan perasaan atau sensasi (bau atau rasa) atau lelah dan ketegangan otot.
  • Aura, yakni gangguan visual yang medahului serangan sakit kepala. Tidak semua migren diawali dengan aura, aura adalah gangguan penglihatan seperti melihat sinar yang berpendar atau warna-warna yang berbaur dsb.
  • Sakit Kepala. Umumnya satu sisi, berdenyut-denyut, disertai mual dan pada beberapa orang mungkin bisa sampai muntah, menjadi sensitif terhadap cahaya dan suara. Sakit kepala ini terjadi selama sekitar 4-72 jam.
  • Berhentinya Sakit Kepala
Sebenarnya meskipun tidak diobati, nyeri biasanya akan menghilang dengan sendirinya, misalnya dibawa tidur.
  • Postdrome.
Tanda-tanda lain migren seperti tidak bisa makan, tidak konsentrasi dan kelelahan
Serangan sakit kepala sebelah dapat dipacu oleh berbagai hal, antara lain  adalah kepanasan, bau-bauan yang menyengat, jenis makanan tertentu, terlalu lelah, stress, pikiran, faktor hormonal dll. Pemicunya bervariasi antara individu bahkan wanitapun mengalami migren dan migren paling sering dialami wanita ketika menjelang dan dalam masa menstruasi. Migren sebenarnya akan reda dengan sendirinya, tetapi kadang penderita tidak cukup kuat mentoleransi sakit kepalanya, apalagi jika harus tetap beraktifitas, maka diperlukan pengobatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar