Kamis, 29 Januari 2015

Nutrisi Untuk Stroke

Sebelum melakukan diet untuk penderita stroke, diperlukan pemenuhan syarat dalam melakukan diat stroke, adalah :
  • Protein cukup yaitu 0,8-1 g/kg BB. Apabila pasien berada dalam keadaan gizi kurang, protein diberikan 1-2-1,5 g/kg BB. Apabila penyakit disertai komplikasi gagal ginjal kronik protein diberikan rendah yaitu 0,6 g/kg BB.
  • Energi yang cukup yaitu 25-45 kkal/kg BB. Pada fase akut energi diberikan 1100-1500 kkal/hari.
    Lemak cukup yaitu 20-25% dari kebutuhan energi total. Utamakan sumber lemak tidak jenuh ganda, batasi sumber lemak jenuh yaitu 10% dari kebutuhan energi total. Kolesterol dibatasi 300 mg.
  • Karbohidrat cukup yaitu 60-70% dari kebutuhan energi total. Untuk pasien dengan diabetes melitus diutamakan karbohidrat kompleks.
  • Vitamin cukup, terutama vitamin A, riboflavin B6, asam folat, B12, C dan vitamin E.
    Mineral cukup, terutama kalsium, magnesium dan kalium. Penggunaan natrium dibatasi dengan memberikan garamdapur maksimal 1 1/2 sendok teh/hari (setara dengan kira-kira 5 gram garam dapur atau 2 gram natrium).
  • Serat cukup, untuk membantu menurunkan kadar kolesterol darah dan mencegah konstipasi.
    Cairan cukup yaitu 6-8 gelas/hari, kecuali pada keadaan edema dan aites, cairan dibatasi. Minuman hendaknya diberikan setelah selesai makan agar porsi makanan dapat dihabiskan. Untuk pasien dengan disfagia, cairan diberikan secara hati-hati. Cairan dapat dikentalkan dengan gel atau guarcol.
  • Bentuk makanan disesuaikan dengan keadaan pasien.
  • Makanan diberikan dalam porsi kecil dan sering.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar