Kamis, 08 Januari 2015

Pemeriksaan Penyakit Leukimia

Pemeriksaan Penyakit Leukimia

Terkadang leukimia ditemukan dokter saat menjalani pemeriksaan darah rutih. Jika anda memiliki gejal-gejala yang mengarah pada leukimia, akan disarankan untuk menjalani satu atau lebih dari tes berikut ini :
  • Pemeriksaan fisik
Dokter akan memeriksa pembengkakan pada kelenjar getah bening, limpa atau hati.
Pemeriksaan Darah

Hasil pemeriksaan laboratorium akan melakukan hitungan darah lengkap untuk memeriksa jumlah sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit. Leukimia menyebabkan jumlah sel darah putih sangat tinggi. Seringkali ditemukan kadar trombosit dan hemoglobin yang rendah didalam sel darah merah.
  • Biopsi
Biopsi merupakan salah satu cara pasti untuk mengetahui keberadaan sel-sel leukimia didalam sumsum tulang.
  • Sitogenetik
Pemeriksaan ini akan meneliti kromosom dari sampel darah sumsum tulang atau kelenjar getah bening. Jika ditemukan kromosom abnormal, hasil tes dapat menunjukkan jenis leukimia yang diderita.
  • Spinal Top
Dokter dapat mengambil beberapa cairan serebrospinal yaitu cairan yang mengisi ruang didalam serta sekitar otak dan sumsum tulang belakang.
Tujuan pemeriksaan ini untuk mengetahui adanya sel-sel leukimia atau tanda-tanda lain dari masalah.
  • X-ray dada
Pemeriksaan X-ray dapat menunjukkan pembengkakan kelenjar getah bening atau tanda tanda lain dari penyakit didalam dada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar